Aksi Konvergensi Rembuk Stunting 2020

Jerri Agustan telah dibaca : 12 kali

Senin, tanggal 29 Juni 2020 bertempat di Hotel Grand Zuri Lahat, Pemkab.Lahat melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting dengan tema "Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Lahat Tahun 2020" via webinar dengan narasumber Dr.dr. TB Rachmat Sentika, Sp.A., MARS.

Acara dibuka oleh Bapak Bupati Lahat Cik Ujang, SH yang dalam sambutannya, menyampaikan bahwa rembuk stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting antara OPD penangung jawab layanan dengan steakholder terkait.

Rembuk stunting dihadiri oleh Wakil Bupati Lahat H.Hariyanto, SE., MM, Ketua DPRD Fitrizal Khomizi, SH, Unsur Forkompimda, Ketua TP.PKK, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat, Camat dan Kades Lokus. Lokus terdiri dari 4 kecamatan (Lahat, Merapi Barat, Gumay Talang, dan Pseksu)  dengan 11 desa (Prabu Menang, Gungung Kembang, Tanah Pilih, Sukaramai, Sukajadi, Keban, Makartitama, Ulak Lebar, Arahan, Kelurahan Pasar Baru, Kelurahan Tang Jawa Selatan).

Stunting adalah suatu kondisi gagal tumbuh kembang balita (tinggi badan anak tidak sesuai dengan usia anak dan terganggunya  perkembangan otak anak) akibat kekurangan gizi kornis seribu hari pertama kehidupan (HPK) yakni dalam dua ratus tujuh puluh hari selama anak dalam kandungan dan tujuh ratus tiga puluh hari anak lahir sampai usia dua tahun.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kab.Lahat Agustia Ningsih, SKM., M.M menyampaikan bahwa untuk menurunkan stunting di wilayah Kabupaten Lahat, agar kiranya masyarakat khususnya ibu hamil harus rajin memeriksakan kehamilannya pada sarana layanan kesehatan, menjaga asupan gizi dan pola hidup sehat, dan kemudian pasca lahir memberikan ASI ekselusif dan rajin memantau tumbuh kembang anak di posyandu.

Jerri


136 kota/kabupaten masuk zona kuning

Standar penggunaan APD

Pesan bagi petugas kesehatan tentang Covid-19

Kenali Gejala Depresi Sejak Dini